Liputan6.com, Jalur Gaza: Pidato pertama Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama jauh dari harapan warga Timur Tengah. Di Kota Gaza, Palestina, Rabu (21/1), sebagian warga tidak yakin presiden yang menjanjikan perubahan dalam kampanyenya itu akan mampu menyelesaikan konflik Israel dan Palestina dengan cara yang adil.
Dalam pidatonya Obama memang tidak menyebutkan secara spesifik agresi militer Israel ke Palestina yang menyebabkan seribu lebih warga Palestina tewas. Di Ramallah, masyarakat menyebut pidato Obama tidak lebih dari retorika. Banyaknya kecaman yang muncul membuat Obama harus bekerja keras untuk membuktikan janjinya saat kampanye yang akan mengubah kebijakan luar negeri AS menjadi lebih persuasif [baca: Presiden AS Dilantik].(UPI/Tim Liputan 6 SCTV)
Sponsored Links